"kamu emang selalu ada
tapi posisi kamu ga pernah dalam keadaan yg tepat" kata kekasihku
if can not, just give me LITTLE WONDERS then
"kamu emang selalu ada
tapi posisi kamu ga pernah dalam keadaan yg tepat" kata kekasihku
Maka kemudian cinta adalah perjuangan.
Meyakini satu orang yang akan menemani dunia-akhiratku.
Memperjuangkan hal terbaik yang pernah dan masih akan terjadi di kehidupanku.
Cinta baru akan menyerah nanti, ketika kehendak manusia terkalahkan oleh kuarsa tangan-tangan Tuhan.
Mendapatimu begitu mewarnai kehidupanku, aku sempat kaget bercampur kebahagiaan yang meluap.
Aku teringat pernah berdoa untuk kebahagiaanku, dan memilikimu adalah KESEMPATAN untuk meraih kebahagiaan.
Mendapati kita pertama kali berselisih, aku cemas bercampur ketakutan kehilangan kamu dari sisi kehidupanku.
Aku teringat pernah berdoa agar aku lebih memahami kamu, dan aku sadar perselisihan adalah KESEMPATAN untuk memahami kamu.
Mendapati kamu selalu tersenyum seusai badai panjang dan berat, aku terharu bercampur keyakinan aku selalu bisa mencintaimu selamanya.
Aku teringat aku berdoa agar aku selalu bisa bersamamu, dan aku sadar senyumanmu adalah KESEMPATAN untuk bersamamu sepanjang hidupku.
LIFE is a GIGANTIC bucket fully filled with OPPORTUNITIES
"Kenapa kamu harus pernah ada di kehidupanku?" satu pertanyaan dari Ratih lewat smsnya ke aku. Jawabku, "Aku masih ada di kehidupanmu karena mungkin kamu pernah berdoa pada Tuhan untuk sebentuk kebahagiaan, maka Tuhan berikan kamu kesempatan meraih kebahagiaan itu bersamaku."
"Aku harus ngapain donk??? Klo kamu jadi aku,milih untuk tetap bertahan dalam kondisi seperti ini,atau memutuskan untuk mengambil jalan lain???"
Aku bukan wanita yang bisa merasakan apa yang kamu rasakan sekarang. Tapi, aku mau mengerti perasaan itu. Perasaan bingung di tengah-tengah semua sikapku yang belum bisa memahami kamu secara utuh, belum bisa menyelami kamu lebih dalam. Kamu bingung apatah ini akan berhasil sampai di tujuan kita, atau harus macet di tengah perjuangan. Kamu ragu apatah aku lelaki yang ditiupkan oleh Tuhan bersamaan dengan ditiupkannya ruh ke tubuhmu saat kamu lahir, atau hanya lelaki yang sekedar lewat lima puluh dua hari di kehidupanmu. Do I former you. Do I the reason that you breath. Aku mengerti kamu bingung akan semua itu. But I want to be the man that fit your way of love. I want you to be the noor of my eyes.
"Aku harus ngapain donk??? Klo kamu jadi aku,milih untuk tetap bertahan dalam kondisi seperti ini,atau memutuskan untuk mengambil jalan lain???"
Kalau aku jadi kamu, aku akan kasih deadline ke kekasihmu itu bener-bener bisa jadi lelaki yang kamu butuhkan, deadline yang benar-benar ketat. Artinya, bukan bertahan dalam kondisi seperti sekarang, bukan juga mengambil jalan lain, tetapi bertahan di kondisi yang benar-benar paling nyaman buat kamu, hanya buat kamu. Apapun kondisinya, selama tetap bersama. Toh, itu untuk kebaikan kalian berdua. I believe the man who loves you will take whatever it takes to be happily ever after, only with you.
"ya liat aja ntar, karena sekarang ternyata keraguan itu jauh lebih kuat daripada keyakinan akan kamu, entah karena semua ini atau karena dia datang lagi"
Aku memang gak pernah punya hak untuk melarang dia datang lagi ke kehidupanmu, entah dia tawarkan cinta lagi atau tidak. Satu-satunya yang harus aku lakukan hanyalah mempertahankanmu sebagai kekasihku. Semakin kamu ingin lepas, buatku semakin menjadi tanda bahwa aku bukan orang yang tepat, setidaknya saat ini. And I want to be that man. A man that fit your imagination; a man that fit your way of love. Aku takkan melepasmu, karena aku bicara dengan bahasa nurani bahwa aku memang mencintaimu. Egois mungkin, memaksakan jodoh yang katanya diatur Tuhan, tapi itulah aku. Itu aku. Ini aku apa adanya, dan aku mau jadi lebih baik lagi.
Bagiku, mencintai dan kehilangan itu hanya terjadi satu kali untuk setiap hal. Tak pernah ada kesempatan kedua, karena hidup cuma sekali. Hari ini dan seterusnya aku mencintaimu, aku hanya bersedia kehilangan dan melepasmu hanya jika yang bermain adalah tangan-tangan Tuhan.
Sakit memang pesan yang kau kirim itu buatku. Tapi aku seperti melihat ketakutan di kamu. Aku tak tahu ketakutan macam apa itu, aku pun sesungguhnya juga takut. Tapi di sinilah aku, berdiri menantang semua ketakutanku. Kuterjunkan diriku ke temat yang kuyakini itu tempat terbaikku: hati dan cintamu. Tanpa sayap; tanpa apapun, hanya keyakinan. Because that people do!! They leap and hope to God they can fly. Because otherwise, we just drop like a rock, wondering the whole way down: "why in the hell did I jump?" But here i am, sweetheart, falling. And there's only you, one person that makes me feel like I can fly.
Aku bersedia, melawan semua ketakutanku sendiri dan membantumu menghilangkan ketakutan dan keraguanmu.
I love you forever and ever.